Langsung ke konten utama

Postingan

Sejarah Ospek

Ospek merupakan kegiatan untuk memperkenalkan kampus kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini merupakan kegiatan institusional yang menjadi tanggung jawab Universitas dalam mensosialisasikan kehidupan di Perguruan Tinggi dan proses pembelajaran dimana pelaksanaannya melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, mahasiswa dan unsur-unsur lainnya yang terkait. Nah, pengertian dari Wikipedia sudah  menjelaskan bahwa Ospek ini ialah kegiatan untuk para mahasiswa baru agar mengetahui lingkungan kampus, dan juga sistem – sistem yang diterapkan oleh kampus. Tetapi yang jadi permasalahannya adalah masih ada di zaman sekarang kampus – kampus yang mengadakan ospek dengan sistem perpeloncoan dan menjadi ajang balas dendam para senior terhadap juniornya.  Beberapa hari lalu sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial tentang vidio pembentakan mahasiswa senior kepada juniornya, lantaran tidak memakai ikat pinggang. Vidio tersebut adalah ospek daring yang dilaksanakan oleh ...

911

Tepat hari ini pada tanggal 11 September, merupakan hari yang kelam bagi Amerika dan juga dunia.  Tragedi pada 11 September 2001 masih menyisakan kenangan pahit. Kala itu, warga Amerika Serikat berduka karena mendapatkan serangan yang menewaskan hampir 3.000 orang dan membuat 6.000 lainnya luka-luka. 19 tahun yang lalu, sekelompok militan ekstremis Islam, Al-Qaeda yang berjumlah 19 orang membajak pesawat komersil milik Amerika. Saat itu, terdapat empat pesawat yang diambil alih, yaitu America Airlines Penerbangan 11, American Airlines Penerbangan 77, United Airlines Penerbangan 175, dan United Airlines Penerbangan 93. Pesawat tersebut nantinya akan ditabrakkan ke berbagai bangunan vital di Amerika. Tabrakan pertama terjadi pada pukul 08.46 pagi ketika Amerikan Airlines Penerbangan 11 yang dibajak menabrakkan diri ke North Tower WTC. Beberapa saat setelah itu, pesawat United Airlines Penerbangan 175 menabrakkan diri ke Menara Selatan WTC. Ketika jutaan warga AS belum men...

T E R C U L Y C K !

Merdeka! Tak terasa, tepat pada hari ini telah 75 tahun indonesia merdeka. Meskipun saya menolak statemen Indonesia merdeka pada tahun 1945 karena setelah proklamasi Belanda masih menyerang kembali. tetapi sebagai warga +62 yang baik, tentu saja saya mengikuti jumhur rakyat +62 bahwa 17 Agustus 1945 adalah kemerdekaan Indonesia, MERDEKA! Berbicara tentang proklamasi 17 Agustus, ada peristiwa yang mungkin kita ingat sebagai penculikan sang proklamator dan wakilnya. Ya, kita mengingatnya dengan peristiwa Rengasdengklok. Ketika masih duduk dibangku sekolah dasar pastinya kita bakal disuguhkan materi ini di pelajarn ppkn/pkn , namun kali ini saya akan membahas ulang tentang peristiwa tersebut, langsung saja.  Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh dari perkumpulan "Menteng 31" terhadap Soekarno dan Hatta.  Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03....

Bangsa Berilmu Yang Buta Huruf

Coba perhatikan apa yang menarik dari koin Indonesia 25 sen tahun 1952 yang saya temukan di lemari ini? Bagi saya, koin ini menyibak banyak hal dari masa lalu. Selain karena ukuran dan materialnya sangat mirip dengan koin Rp500 "bunga melati" tahun 2003, yang paling menarik dari koin ini adalah penggunaan aksara Arab pada koin Indonesia. Ternyata Indonesia pernah mencetak koin dengan tulisan Arab, yakni 1 sen (1952),  5 sen (1951—1954), 10 sen (1951—1954), dan 25 sen (1952). Setelah itu aksara Arab dalam mata uang Indonesia lenyap dan digantikan seluruhnya dengan huruf latin. "Mengapa Indonesia menggunakan aksara Arab?" si penjual koin malah bertanya ke saya. "Hmmm... mungkin karena sebagian besar rakyat Indonesia saat itu lebih familiar dengan tulisan Arab," jawab saya sekenanya, tapi malah jawaban itu balik menyerang saya dengan lebih banyak pertanyaan dalam kepala. Sejak lama kita selalu dijejali data bahwa pada masa awal kemerdekaan, tingka...

Menengok Etnosentrisme Dalam Kaca Mata Pencak Silat

Sebelumnya silahkan baca part 1 nya Ditulis oleh Ahmad Wahyu Mubarok  klik disini Tulisan saya kali ini akan sedikit berbeda, karena pada kesempatan kali ini saya akan menggandeng blog dan tulisan rekan seperjuangan saya yaitu Ahmad Wahyu Mubarok. Yah, sekilas gambaran mengenai kawan saya yang satu ini, dia adalah seorang yang sangat idealis dan tergila gila akan dunia kontra atau oposisi dengan hal-hal mainstream, hingga suatu saat idealismenya luntur bahkan hancur oleh beberapa alasan. Jongor! :) Oke balik lagi, bebebrapa hari kemarin, kawan saya yang biasa dipanggil Wahyu a.k.a Pambudi ini menulis sebuah opini mengenai pencak silat, ya! Hal yang selalu diagung agungkan oleh beberapa anak muda di pedesaan maupun perkotaan. Pambudi kemarin telah menunjukan sisi gelap dan borok dari dunia pertarungan seni bela diri pencak silat Indonesia. Mulai dari premanisme, petarung jalanan, suara yang termarjinalkan dan hal-hal lain.  Tentu saja, Pambudi sudah memaparkan secar...

Muslim : My Trip My Adventure

Ibnu Batutah yang bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah Al-Lawati At-Tanji bin Batutah adalah seorang cendekiawan Maroko yang pernah berkelana ke berbagai pelosok dunia pada Abad Pertengahan. Ibnu Batutah ini lahir di Tangier, Maroko pada tanggal 25 Februari 1304. Ibnu Batutah seorang keturunan Afrika Utara Timur Lembah Nil, beliau terlahir dari putra keluarga Ulama Fikih yang cukup terkenal, di zamannya Bani Marin. Al kisah perjalanannya Ibnu Batutah itu diawali pada bulan Juni 1325, saat berusia dua puluh tahun. Beliau berangkat meninggalkan kampung halaman menuju Mekah, untuk berziarah sekaligus berhaji. Ibnu Batutah berangkat berhaji tanpa ditemani oleh Kafilah – Kafilahnya, beliau menempuh perjalanannya dengan menaiki unta selama 16 bulan perjalanan. Ibnu Batutah ke Mekah melalui jalan darat, menyusuri kawasan pesisir Afrika. Di dalam perjalanannya ia melewati Kota Tlemcen, Kota Bijayah, dan kemudian singgah selama dua bulan di Tunis. Demi keamanan dan ken...

Muslim : Tabib Panutan

Diantara teman – teman yang kuliah di kedokteran? Atau cita – citanya mau kuliah di kedokteran, semoga diterima ya aamiin. Memang menjadi seorang dokter atau orang-orang yang berkecimpung di dunia kesehatan memang seolah identik dengan orang cerdas, bersih, mapan, dan pastinya rupawan. Tapi, dunia kesehatan atau kali ini kita sebut dengan kedokteran ternyata tidak hanya berkutat pada ke glamouran luarnya saja, karena ada peran kemanusiaan, dan usaha yang cukup keras dibalik itu semua. Apalagi di massa pandemi seperti sekarang ini, yang berada di garda terdepan dalam menjaga NKRI bukan lagi TNI dan Polri, melainkan dokter. Tapi dalam segi kesehatan tentunya ya, hehe Berbicara tentang kedokteran pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Ibnu Sina atau orang barat biasa "Avicenna" lahir pada tahun 370 H/ 980 M di Afsana, sebuah desa di dekat Kota Bukhara (sekarang disebut Uzbekistan). Ayahnya Ibnu Sina bernama Abdullah, yang bekerja sebagai pegawai petinggi pa...